30 Des 2011

Perintisan Kawasan Agrowisata di Padaherang

Ciamis. Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Banyu Metu Sejahtera Desa Paledah Kec. Padaherang merintis Kawasan Wisata Agro (KWA). Pada tahap awal, Gapoktan Banyu Metu akan mencoba membangun rencana tersebut di atas lahan seluas 5 hektar di Dusun Cibulak Desa Paledah.
Ketua Gapoktan Banyu Metu, Warino, Minggu (16/10), di kediamannya, mengatakan, potensi agrowisata di kawasan pakidulan cukup menjanjikan. Saat ini, kata dia, di wilayah tersebut terdapat pertanian Kakao, Ternak Sapi 120 ekor, Ternak Kambing Jawa Randu 300 ekor dan Itik Petelur 7.500 ekor.
Warino mengungkapkan, pihaknya ingin memajukan wisata di Pakidulan Ciamis berbasiskan Agrobisnis yang belum tergali. Dia juga menyebutkan, potensi lain yang ada di sekitar Padaherang diantaranya, Curug Buton di Desa Kedung Ulu dan Sungai Citanduy, Kera Alam, Air Panas, Sawah Organik dan 3 hektar Kebun Durian di Desa Paledah.
Dia menilai, jika usaha tani dan ternak tersebut diintegrasikan potensi kawasan lainnya yang ada di wilayah Padaherang, pasti akan menjadi magnet wisata yang bisa mendatangkan income bagi masyarakat dan pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Warino menyayangkan, jika Curug Buton yang memiliki ketinggian 82 meter, pemandangan Sungai Citanduy, Hamparan Sawah Organik, Kebun Durian serta Kera Alam, hingga kini belum dijadikan objek kepariwisataan.
Warino menambahkan, dalam KWA tersebut, pihaknya akan mendirikan kawasan beternak Sapi, Kambing, Entog, Kebun Mini Kakao, Kebun Pepaya California, Outlet Kuliner, Unit Pengolahan Cokelat, Pabrik Mini Pupuk Organik, Pabrik Heler padi, Padi Organik serta sarana penunjang seperti Mesjid, Rumah Makan, tempat Parkir, dan Minimarket.
“Ditambah dengan Citanduy River Park dimana orang bisa menikmati sungai Citanduy dengan berbekal perahu yang akan kami sediakan,” katanya.
Tidak hanya itu, Warino memperkirakan, pembangunan kawasan tersebut bisa menyerap 281 orang tenaga kerja.
“Ini baru hitungan kasar dari sektor perkebunan dan peternakan saja, belum nanti kalau sektor wisatanya sudah berdiri,” tambahnya.
Warino menegaskan, pihaknya sudah mengajukan konsep pembangunan KWA tersebut kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, serta  Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Ciamis.
“Untuk tahap pertama kami merencanakan KWA di Desa Paledah, Padaherang terlebih dahulu. Setelah itu, bisa dikembangkan di kecamatan lainnya yang ada di Pakidulan Ciamis. Kecuali, Kec. Pangandaran yang sudah jelas potensi Wisata berbasis Bahari,” pungkasnya. (dk)
(Harapan Rakyat)