Ciamis. Gabungan
Kelompok Petani (Gapoktan) Banyu Metu Sejahtera Desa Paledah Kec.
Padaherang merintis Kawasan Wisata Agro (KWA). Pada tahap awal, Gapoktan
Banyu Metu akan mencoba membangun rencana tersebut di atas lahan seluas
5 hektar di Dusun Cibulak Desa Paledah.
Ketua Gapoktan Banyu Metu, Warino, Minggu (16/10), di kediamannya, mengatakan, potensi agrowisata di kawasan pakidulan
cukup menjanjikan. Saat ini, kata dia, di wilayah tersebut terdapat
pertanian Kakao, Ternak Sapi 120 ekor, Ternak Kambing Jawa Randu 300
ekor dan Itik Petelur 7.500 ekor.
Warino mengungkapkan, pihaknya ingin memajukan wisata di Pakidulan
Ciamis berbasiskan Agrobisnis yang belum tergali. Dia juga menyebutkan,
potensi lain yang ada di sekitar Padaherang diantaranya, Curug Buton di
Desa Kedung Ulu dan Sungai Citanduy, Kera Alam, Air Panas, Sawah Organik
dan 3 hektar Kebun Durian di Desa Paledah.
Dia menilai, jika usaha tani dan ternak tersebut diintegrasikan
potensi kawasan lainnya yang ada di wilayah Padaherang, pasti akan
menjadi magnet wisata yang bisa mendatangkan income bagi masyarakat dan pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Warino menyayangkan, jika Curug Buton yang
memiliki ketinggian 82 meter, pemandangan Sungai Citanduy, Hamparan
Sawah Organik, Kebun Durian serta Kera Alam, hingga kini belum dijadikan
objek kepariwisataan.
Warino menambahkan, dalam KWA tersebut, pihaknya akan mendirikan kawasan beternak Sapi, Kambing, Entog,
Kebun Mini Kakao, Kebun Pepaya California, Outlet Kuliner, Unit
Pengolahan Cokelat, Pabrik Mini Pupuk Organik, Pabrik Heler padi, Padi
Organik serta sarana penunjang seperti Mesjid, Rumah Makan, tempat
Parkir, dan Minimarket.
“Ditambah dengan Citanduy River Park dimana orang bisa menikmati
sungai Citanduy dengan berbekal perahu yang akan kami sediakan,”
katanya.
Tidak hanya itu, Warino memperkirakan, pembangunan kawasan tersebut bisa menyerap 281 orang tenaga kerja.
“Ini baru hitungan kasar dari sektor perkebunan dan peternakan saja,
belum nanti kalau sektor wisatanya sudah berdiri,” tambahnya.
Warino menegaskan, pihaknya sudah mengajukan konsep pembangunan KWA
tersebut kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, serta
Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Ciamis.
“Untuk tahap pertama kami merencanakan KWA di Desa Paledah,
Padaherang terlebih dahulu. Setelah itu, bisa dikembangkan di kecamatan
lainnya yang ada di Pakidulan Ciamis. Kecuali, Kec. Pangandaran yang
sudah jelas potensi Wisata berbasis Bahari,” pungkasnya. (dk)
(Harapan Rakyat)
30 Des 2011
21 Des 2011
Karangkamulyan Obyek Wisata Sejarah Antara Ciamis - Pangandaran
Ciamis. Situs Karang Kamulyan dipercaya masyarakat Ciamis sebagai peninggalan
kerajaan Galuh di jaman Ciung Wanara atau Sang Manarah. Menilik nama
Galuh sendiri selain nama kerajaan, artinya adalah Permata, sehingga
ada pula istilah ilmu yang disebut ilmu kegaluhan yang berarti permata
kehidupan yang berada di tengah hati. Dalam bahasa Sunda istilahnya
adalah Galuh Galeuhna Galih..
Situs Karangkamulyan sendiri terletak di daerah antara Ciamis dan Banjar. Jaraknya sekitar 17 Km ke arah timur dari ibu kota Kabupaten Ciamis. Luasnya sekitar 25 Ha, tempatnya sejuk dan nyaman dan mudah dicapai. Sehingga menjadi obyek wisata untuk di daerah Ciamis. Di tempat tersebut terdapat peninggalan sejarah berupa batu putih bertingkat berbentuk segi empat yang masuk pada golongan yoni, disebut Pelinggih atau Pengcalikan. Konon batu ini tempa singgasana Raja Galuh yang dijaga tujuh benteng pertahanan. benteng pertama terletak di Desa Karangkamulyan, sedangkan benteng ke tujuh tepat di pintu tempat batu Pangcalikan berada. Benteng ini merupakan tempat pemeriksaaan atas orang yang hendak menghadap raja.
Di kompleks Karangkamulyan ini juga terdapat tempat yang disebut Sang Hyang Bedil berupa dua buah batu menhir, lalu tempat Panyabungan ayam berupa ruang terbuka yang dianggap sebagai tempat Ciung Wanara menyabungkan ayamnya dengan ayam raja saat itu, dan batu Panyandaan berupa menhir dan dolmen dimana menurut cerita adalah tempat Dewi Naganingrum melahirkan Ciung Wanara.
Banyak versi berupa dongeng yang saya baca tentang Ciung Wanara. Berikut yang saya kutip adalah cerita ringkas tanpa tambahan tentang telur ayam yang dierami ular naga bernama Nagawiru dan sebagainya tentang kesaktian atau hal yang ajaib, karena menurut saya cerita demikian adalah dongeng untuk menambah serunya suatu cerita. Tapi mungkin lain kali akan saya tulis kembali di blog ini versi dongengnya.
Sang Manarah atau juga disebut Ciung Wanara, atau Prabu Suratama, atau Prabu Jayaprakasa Mandaleswara Salakabuwana memerintah di Galuh tahun 739 – 783 Masehi. Ia adalah putera Prabu Adimulya Permanadikusuma yang terbunuh oleh utusan Tamperan, Tamperan adalah Patih yang dititipi kerajaan selama pergi Sang Permana pergi bertapa. Ibu Ciung Wanara adalah Dewi Pohaci Naganingrum cucu Balangantrang, dan Naganingrum menjadi istri kedua Tamperan setelah suaminya meninggal. Tamperan sendiri dari istri kedua Sang Permanadikusuma - Dewi Pangrenyep, memperoleh putera bernama Banga, atau Hariang Banga, atau disebut juga Rakeyan Banga.
Masa kecil Ciung Wanara diceritakan dibesarkan oleh kakeknya Balangantrang. Setelah dewasa, Ciung Wanara dijodohkan dengan cicit Demunawan bernama Dewi Kancana Wangi, dan dikaruniai puteri yang bernama Purbasari yang kelak menikah dengan Sang Manistri atau Lutung Kasarung.
Dalam usahanya merebut kerajaan Galuh dari tangan Sang Tamperan, Ciung Wanara dibantu oleh Aki Balangantrang yang mahir dalam urusan peperangan dan kenegaraan bersama pasukan Geger Sunten. Perebutan kerajaan atau coup d’etat ini diperhitungkan dengan matang yaitu pada saat diselenggarakannya permainan sabung ayam yang sedang menjadi kegemaran di kerajaan tersebut. Sehingga perebutan kekuasaan ini berlangsung dengan mudah, dan Ciung Wanara memperoleh kemenangan gemilang.
Kerajaan sendiri akhirnya dibagi dua menjadi Kerajaan Sunda untuk Hariang Banga, dan Kerajaan Galuh dipimpin oleh Ciung Wanara. Hariang Banga sendiri menikah cucu Resi Demunawan yang lain yaitu dengan adik Kancana Wangi yang bernama Kancana Sari.
Ciung Wanara diriwayatkan memerintah selama 44 tahun, dengan wilayah dari Banyumas sampai dengan Citarum, selanjutnya setalah Sang Manarah melakukan manurajasuniya – mengakhiri hidup dengan bertapa, maka selanjutnya kerajaan dipimpin oleh Sang Manistri atau Lutung Kasarung, menantunya.
Source : miramarsellia.com
(Bumi Kuningan)
Situs Karangkamulyan sendiri terletak di daerah antara Ciamis dan Banjar. Jaraknya sekitar 17 Km ke arah timur dari ibu kota Kabupaten Ciamis. Luasnya sekitar 25 Ha, tempatnya sejuk dan nyaman dan mudah dicapai. Sehingga menjadi obyek wisata untuk di daerah Ciamis. Di tempat tersebut terdapat peninggalan sejarah berupa batu putih bertingkat berbentuk segi empat yang masuk pada golongan yoni, disebut Pelinggih atau Pengcalikan. Konon batu ini tempa singgasana Raja Galuh yang dijaga tujuh benteng pertahanan. benteng pertama terletak di Desa Karangkamulyan, sedangkan benteng ke tujuh tepat di pintu tempat batu Pangcalikan berada. Benteng ini merupakan tempat pemeriksaaan atas orang yang hendak menghadap raja.
Di kompleks Karangkamulyan ini juga terdapat tempat yang disebut Sang Hyang Bedil berupa dua buah batu menhir, lalu tempat Panyabungan ayam berupa ruang terbuka yang dianggap sebagai tempat Ciung Wanara menyabungkan ayamnya dengan ayam raja saat itu, dan batu Panyandaan berupa menhir dan dolmen dimana menurut cerita adalah tempat Dewi Naganingrum melahirkan Ciung Wanara.
Banyak versi berupa dongeng yang saya baca tentang Ciung Wanara. Berikut yang saya kutip adalah cerita ringkas tanpa tambahan tentang telur ayam yang dierami ular naga bernama Nagawiru dan sebagainya tentang kesaktian atau hal yang ajaib, karena menurut saya cerita demikian adalah dongeng untuk menambah serunya suatu cerita. Tapi mungkin lain kali akan saya tulis kembali di blog ini versi dongengnya.
Sang Manarah atau juga disebut Ciung Wanara, atau Prabu Suratama, atau Prabu Jayaprakasa Mandaleswara Salakabuwana memerintah di Galuh tahun 739 – 783 Masehi. Ia adalah putera Prabu Adimulya Permanadikusuma yang terbunuh oleh utusan Tamperan, Tamperan adalah Patih yang dititipi kerajaan selama pergi Sang Permana pergi bertapa. Ibu Ciung Wanara adalah Dewi Pohaci Naganingrum cucu Balangantrang, dan Naganingrum menjadi istri kedua Tamperan setelah suaminya meninggal. Tamperan sendiri dari istri kedua Sang Permanadikusuma - Dewi Pangrenyep, memperoleh putera bernama Banga, atau Hariang Banga, atau disebut juga Rakeyan Banga.
Masa kecil Ciung Wanara diceritakan dibesarkan oleh kakeknya Balangantrang. Setelah dewasa, Ciung Wanara dijodohkan dengan cicit Demunawan bernama Dewi Kancana Wangi, dan dikaruniai puteri yang bernama Purbasari yang kelak menikah dengan Sang Manistri atau Lutung Kasarung.
Dalam usahanya merebut kerajaan Galuh dari tangan Sang Tamperan, Ciung Wanara dibantu oleh Aki Balangantrang yang mahir dalam urusan peperangan dan kenegaraan bersama pasukan Geger Sunten. Perebutan kerajaan atau coup d’etat ini diperhitungkan dengan matang yaitu pada saat diselenggarakannya permainan sabung ayam yang sedang menjadi kegemaran di kerajaan tersebut. Sehingga perebutan kekuasaan ini berlangsung dengan mudah, dan Ciung Wanara memperoleh kemenangan gemilang.
Kerajaan sendiri akhirnya dibagi dua menjadi Kerajaan Sunda untuk Hariang Banga, dan Kerajaan Galuh dipimpin oleh Ciung Wanara. Hariang Banga sendiri menikah cucu Resi Demunawan yang lain yaitu dengan adik Kancana Wangi yang bernama Kancana Sari.
Ciung Wanara diriwayatkan memerintah selama 44 tahun, dengan wilayah dari Banyumas sampai dengan Citarum, selanjutnya setalah Sang Manarah melakukan manurajasuniya – mengakhiri hidup dengan bertapa, maka selanjutnya kerajaan dipimpin oleh Sang Manistri atau Lutung Kasarung, menantunya.
Source : miramarsellia.com
(Bumi Kuningan)
Tahun Baru 2012 Ke Pangandaran, Mampir Di Sup Gurame Imbanagara
Ciamis. Sup
ikan Gurame saat ini cukup trend di kalangan pecinta wisata kuliner. Di
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ada menu enak bernama sup ikan Gurame yang
rasanya sedikit berbeda dengan sup ikan Gurame pada umumnya. Namanya
sup ikan Gurame. Setelah mencicipinya, di jamin pening dikepala Anda
akan mendadak hilang.
Sup
ikan Gurame ini, hanya bisa Anda dapatkan di rumah makan SPBU
Imbanagara, yang terletak di jalan raya ciamis-banjar. Sepintas tidak
ada yang spesial dari sup ikan Gurame, bahkan proses pembuatannya pun
serupa dengan sup ikan Gurame lainnya.
Cara
memasaknya, ikan Gurame segar dibersihkan dulu, kemudian disiapkan air
mendidih. Potongan Gurame kemudan dimasukan kedalam air mendidih
tersebut. Nah! yang membuat berbeda pada sup ikan Gurame ini, ada pada
bumbunya, dimana salah satunya terdapat bumbu hasil olahan sendiri yang
di warisi secara turun temurun sejak dulu.
Setelah
Gurame mendidih, satu persatu bumbu dimasukan kemudian diaduk hingga
rata dan di panaskan sampai kembali mendidih. Kurang dari 10 menit ikan
Gurame pun sudah siap dihidangkan. Dari aroma nya pun sudah sedikit
berbeda karena terdapat bau menyengat yang khas sehingga pas disantap
dengan rasa segar yang siap memanjakan lidah Anda.
Sup
ikan Gurame ini, di percaya bisa memulihkan kembali stamina Anda
setelah lelah dalam perjalanan, bahkan tidak hanya itu pening di kepala
pun dijamin akan hilang setelah menyantap hidangan sup ikan Gurame ini.
Untuk satu porsi sup ikan Gurame, Anda cukup merogoh kocek Rp 60 ribu yang bisa disantap oleh 5 orang.
20 Des 2011
Rp130 Juta Ludes untuk Taruhan Pemilihan Kepala Desa
Denpasar. Anik, anggota komplotan pembobol brankas asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini meringkuk di sel Mapolda Bali.
Sebagian uang yang dicuri telah ludes dipakai untuk bertaruh dalam pemilihan kepala desa baru di tempatnya.
Anik ditangkap Tim Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatanras) Polda Bali pada 12 Desember 2011, saat hendak kabur ke kampung halamannya di Desa Motong Baang, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
”Kami masih memburu satu pelaku lainnya berinisial AM,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi saat jumpa pers di kantornya, Rabu (14/12/2011).
Penangkapan terhadap residivis kasus pencurian telepon seluler itu dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan kasus pembobolan brankas di Jalan Pengiasan, Denpasar Selatan, delapan bulan lalu.
”Dia memang sudah masuk daftar pencarian orang karena diduga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan di sembilan lokasi,” imbuh Hariadi.
Saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan bahkan mencoba menikam petugas. Guna menghindari keributan saat ditangkap di Jalan Terare, Lombok Timur, polisi langsung melarikan pelaku ke Bali.
Dari pengakuan Anik, dia berhasil masuk ke rumah korban dengan merusak pintu menggunakan linggis dan membobol brankas.
Uniknya, di dalam brankas terdapat uang dolar dan rupiah dengan total Rp530 juta. Namun uang dolar dia buang.
”Saya hanya ambil Rp300 juta dibagi berdua dengan teman saya,” ujar Anik. Menurutnya sekira Rp130 juta telah dihabiskan untuk bertaruh saat pemilihan kepala desa, namun dia kalah bertaruh.
Kini, dia hanya bisa menyesali perbuatannya. Uang curian ludes karena kalah taruhan sementara sekarang dia harus meringkuk di balik jeruji. (ton)
(Okezone)
Sebagian uang yang dicuri telah ludes dipakai untuk bertaruh dalam pemilihan kepala desa baru di tempatnya.
Anik ditangkap Tim Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatanras) Polda Bali pada 12 Desember 2011, saat hendak kabur ke kampung halamannya di Desa Motong Baang, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB.
”Kami masih memburu satu pelaku lainnya berinisial AM,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi saat jumpa pers di kantornya, Rabu (14/12/2011).
Penangkapan terhadap residivis kasus pencurian telepon seluler itu dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan kasus pembobolan brankas di Jalan Pengiasan, Denpasar Selatan, delapan bulan lalu.
”Dia memang sudah masuk daftar pencarian orang karena diduga terlibat aksi pencurian dengan pemberatan di sembilan lokasi,” imbuh Hariadi.
Saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan bahkan mencoba menikam petugas. Guna menghindari keributan saat ditangkap di Jalan Terare, Lombok Timur, polisi langsung melarikan pelaku ke Bali.
Dari pengakuan Anik, dia berhasil masuk ke rumah korban dengan merusak pintu menggunakan linggis dan membobol brankas.
Uniknya, di dalam brankas terdapat uang dolar dan rupiah dengan total Rp530 juta. Namun uang dolar dia buang.
”Saya hanya ambil Rp300 juta dibagi berdua dengan teman saya,” ujar Anik. Menurutnya sekira Rp130 juta telah dihabiskan untuk bertaruh saat pemilihan kepala desa, namun dia kalah bertaruh.
Kini, dia hanya bisa menyesali perbuatannya. Uang curian ludes karena kalah taruhan sementara sekarang dia harus meringkuk di balik jeruji. (ton)
(Okezone)
Pungutan Bantuan Sepeda Motor
Bogor. Meski banyak kepala desa penerima bantuan
sepeda motor dari gubernur Jawa Barat (Jabar) mengaku dipungut dana
berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per sepeda motor oleh Badan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), namun Kepala
BPMPD Roy Chaerudin mengaku hanya memungut Rp 500 ribu per kepala desa.
“Tidak benar jika jumlahnya sebesar itu. Kami hanya minta Rp. 500 ribu yang digunakan sebagai biaya pengamanan kendaraan dan ongkos kirim sampai di tempat,“ tandas Roy
Pengakuan Kepala BPMPD ini patut ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten Bogor. Pasalnya, dengan pungutan sebesar Rp 500 ribu per kepala desa, maka minimal akan terkumpul dana sebesar Rp 200 juta. Jumlah yang cukup besar jika untuk alasan pengamanan kendaraan bermotor dan pengiriman hingga ke tempat masing-masing desa. Pasalnya, banyak kepala desa yang mengirimkan utusannya untuk mengambil sendiri sepeda motor tersebut.
Menanggapi kondisi ini, wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno mengaku sangat prihatin. Pasalnya, sebagai lembaga yang memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, malah memberikan contoh yang sangat jelek, yakni budaya korupsi. Karena itulah, bupati Bogor harus segera mengambil tindakan tegas atas kejadian itu. “Kejadian ini sangat memalukan. Karena itulah, bupati harus mengambil tindakan tegas,” katanya. (sol)
(Bogor Online)
“Tidak benar jika jumlahnya sebesar itu. Kami hanya minta Rp. 500 ribu yang digunakan sebagai biaya pengamanan kendaraan dan ongkos kirim sampai di tempat,“ tandas Roy
Pengakuan Kepala BPMPD ini patut ditindaklanjuti oleh Inspektorat Kabupaten Bogor. Pasalnya, dengan pungutan sebesar Rp 500 ribu per kepala desa, maka minimal akan terkumpul dana sebesar Rp 200 juta. Jumlah yang cukup besar jika untuk alasan pengamanan kendaraan bermotor dan pengiriman hingga ke tempat masing-masing desa. Pasalnya, banyak kepala desa yang mengirimkan utusannya untuk mengambil sendiri sepeda motor tersebut.
Menanggapi kondisi ini, wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno mengaku sangat prihatin. Pasalnya, sebagai lembaga yang memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, malah memberikan contoh yang sangat jelek, yakni budaya korupsi. Karena itulah, bupati Bogor harus segera mengambil tindakan tegas atas kejadian itu. “Kejadian ini sangat memalukan. Karena itulah, bupati harus mengambil tindakan tegas,” katanya. (sol)
(Bogor Online)
18 Des 2011
Gotong Royong Menyapu Sepanjang Jalan 290 Km Pecahkan Rekor Muri
Banyuwangi. Menyapu pekarangan sudah menjadi aktivitas warga
sehari-hari, namun di Banyuwangi, Jawa Timur, menyapu jalan mampu
memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri).
Sekira 100 ribu warga menyapu jalan sepanjang 291,8 kilometer dalam waktu sejam pada Jumat (9/12/2011) pagi.
Mulai anak-anak hingga orang tua di 24 kecamatan menggunakan sapu membersihkan sampah dan kotoran sepanjang jalan Kabupaten Banyuwangi. Acara ini juga diikuti unsur muspida.
Ruas jalan mulai dari Kecamatan Wongsorejo di utara dan Kecamatan Kalibaru di selatan Kabupaten Banyuwangi, bersih dalam waktu satu jam.
Kegiatan menyapu bareng ini disambut antusias warga. Sejak selepas subuh, warga sudah memadati jalanan berbekal sapu lidi dan peralatan kebersihan lainnya. Bahkan, warga meminta kegiatan ini dijadikan agenda rutin untuk melestarikan kebersihan lingkungan.
Acara menyapu jalan terpanjang dalam sejaran Banyuwangi ini disaksikan langsung Senior Manajer Muri, Paulus Pangka.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kegiatan menyapu bareng ini bisa membangkitkan semangat dan kesadaran warga untuk mencintai kebersihan di lingkungan masing-masing.
(Okezone)
Sekira 100 ribu warga menyapu jalan sepanjang 291,8 kilometer dalam waktu sejam pada Jumat (9/12/2011) pagi.
Mulai anak-anak hingga orang tua di 24 kecamatan menggunakan sapu membersihkan sampah dan kotoran sepanjang jalan Kabupaten Banyuwangi. Acara ini juga diikuti unsur muspida.
Ruas jalan mulai dari Kecamatan Wongsorejo di utara dan Kecamatan Kalibaru di selatan Kabupaten Banyuwangi, bersih dalam waktu satu jam.
Kegiatan menyapu bareng ini disambut antusias warga. Sejak selepas subuh, warga sudah memadati jalanan berbekal sapu lidi dan peralatan kebersihan lainnya. Bahkan, warga meminta kegiatan ini dijadikan agenda rutin untuk melestarikan kebersihan lingkungan.
Acara menyapu jalan terpanjang dalam sejaran Banyuwangi ini disaksikan langsung Senior Manajer Muri, Paulus Pangka.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kegiatan menyapu bareng ini bisa membangkitkan semangat dan kesadaran warga untuk mencintai kebersihan di lingkungan masing-masing.
(Okezone)
Lewat Twitter Warga London Ajak Gotong Royong Bersihkan Kota
London. Mereka datang bersenjatakan sapu dan gerobak aneh.
Ini jawaban para relawan dan warga Twitter London menanggapi aksi kekerasan terburuk yang memporakporandakan kota mereka. Rusuh teratasi, mereka bahu-membahu membersihkan kota.
Bintang rock Ricky Wilson, berada di antara kerumunan. "Kami baru saja kembali dari tur dan itu seperti shock melihat kekerasan di televisi," katanya.
Dengan semboyan 'Semangat Blitz' mereka gotong-royong membersihkan puing dan menyapu jalan.
Semangat komunitas ini direplikasi di ibukota sebagai relawan. Mereka dikoordinasi oleh seniman Dan Thompson, yang memulai dengan ajakan melalui akun @riotcleanup di Twitter, dan memiliki 75 ribu pengikut hingga sore kemarin.
Kelompok lain di Twitter menyebut dirinya #riotwombles, merujuk ke alat yang biasa dipakai untuk membersihkan Wimbledon Common.
Di Walworth, sebelah timur London, lebih dari 50 relawan berkumpul untuk membantu bersih-bersih kota.
Sebuah protes damai terhdap pembunuhan pria berusia 29 tahun di Tottenham memburuk berakhir rusuh pada Sabtu malam. Pelaku huru-hara membakar bus tingkat khas London, merusak mobil-mobil patroli dan mencemari sebuah mal perbelanjaan di distrik Wood Green, dekat kawasan.
Sementara di Enfield, dilaporkan bahwa sebuah mobil polisi diserang, dan televisi Sky News melaporkan bahwa ratusan pemuda turun ke jalan membuat masalah dengan sebuah tayangan menunjukkan toko obat yang dijarah.
"Kami telah menempatkan petugas ekstra untuk bertugas malam ini di penjuru ibu kota," ujar komandan polisi, Christine Jones. "Kami dengan hati-hati memantai setiap laporan intelijen da memastikan bahwa kami telah menempatkan petugas di tempat yang benar. Tak ada seorang pun yang ingin menyaksikan adegan pada malam lalu di Tottenham."
Pada kekerasaan saat Sabtu, beberapa bangunan terlihat terbakar berkobar-kobar. Tayangan TV menunjukkan bis tingkat yang menjadi bola api dan ratusan polisi bergerak ke jalan mencoba memulihkan ketertiban.
Polisi mengatakan satu orang tewas, 26 petugas terluka, sebagian luka kecil dan menangkap 55 orang, termasuk 4 orang pada Ahad. Mayoritas tahanan didakwa atas perampokan dan melakukan tindak kekerasan seperti penyerangan, perampokan, pencurian dan penjarahan serta penadah.
Ini jawaban para relawan dan warga Twitter London menanggapi aksi kekerasan terburuk yang memporakporandakan kota mereka. Rusuh teratasi, mereka bahu-membahu membersihkan kota.
Bintang rock Ricky Wilson, berada di antara kerumunan. "Kami baru saja kembali dari tur dan itu seperti shock melihat kekerasan di televisi," katanya.
Dengan semboyan 'Semangat Blitz' mereka gotong-royong membersihkan puing dan menyapu jalan.
Semangat komunitas ini direplikasi di ibukota sebagai relawan. Mereka dikoordinasi oleh seniman Dan Thompson, yang memulai dengan ajakan melalui akun @riotcleanup di Twitter, dan memiliki 75 ribu pengikut hingga sore kemarin.
Kelompok lain di Twitter menyebut dirinya #riotwombles, merujuk ke alat yang biasa dipakai untuk membersihkan Wimbledon Common.
Di Walworth, sebelah timur London, lebih dari 50 relawan berkumpul untuk membantu bersih-bersih kota.
Sebuah protes damai terhdap pembunuhan pria berusia 29 tahun di Tottenham memburuk berakhir rusuh pada Sabtu malam. Pelaku huru-hara membakar bus tingkat khas London, merusak mobil-mobil patroli dan mencemari sebuah mal perbelanjaan di distrik Wood Green, dekat kawasan.
Sementara di Enfield, dilaporkan bahwa sebuah mobil polisi diserang, dan televisi Sky News melaporkan bahwa ratusan pemuda turun ke jalan membuat masalah dengan sebuah tayangan menunjukkan toko obat yang dijarah.
"Kami telah menempatkan petugas ekstra untuk bertugas malam ini di penjuru ibu kota," ujar komandan polisi, Christine Jones. "Kami dengan hati-hati memantai setiap laporan intelijen da memastikan bahwa kami telah menempatkan petugas di tempat yang benar. Tak ada seorang pun yang ingin menyaksikan adegan pada malam lalu di Tottenham."
Pada kekerasaan saat Sabtu, beberapa bangunan terlihat terbakar berkobar-kobar. Tayangan TV menunjukkan bis tingkat yang menjadi bola api dan ratusan polisi bergerak ke jalan mencoba memulihkan ketertiban.
Polisi mengatakan satu orang tewas, 26 petugas terluka, sebagian luka kecil dan menangkap 55 orang, termasuk 4 orang pada Ahad. Mayoritas tahanan didakwa atas perampokan dan melakukan tindak kekerasan seperti penyerangan, perampokan, pencurian dan penjarahan serta penadah.
Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Daily Mail
12 Des 2011
Recheking Tim Penilai P2WKSS Ke RW 01 Kel Tegal Lega Bogor Tengah
Bogor. RW 01 Kelurahan Tegal Lega Kecamatan Bogor Tengah,
Kota Bogor di Recheking Tim Evaluasi Program Terpadu Peningkatan Peranan
Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Provinsi Jawa
Barat.
Kedatangan tim selain untuk memantau secara langsung perkembangan kondisi lokasi binaan juga untuk melihat secara langsung . Tim evaluasi yang diketuai Tintin S Hidayat dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/12/2011).
Dilokasi binaan Tim diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Bambang Gunawan mewakili Walikota Bogor didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Hj. Nia Kurniasih, Dinas terkait dan Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Bogor diwakili Ketua Hj. Taty Basyit bersama para pengurusnya,
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir acara penerimaan tim tersebut Camat dan lurah se - Kota Bogor.
Sekdakot Bambang Gunawan mengatakan, kesuksesan program terpadu P2WKSS tidak hanya semata-mata untuk mengejar pencapaian prestasi bagi Kota Bogor, tetapi lebih jauh, program ini untuk memotivasi para ibu dan kaum wanita umumnya dalam berkarya, serta mendukung usaha–usaha meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Intinya, kata Bambang, dalam konteks peningkatan peran serta mesyarakat dalam membangun wilayah, keberadaan kaum wanita yang aktif, diharapkan mampu menjadi faktor pemacu meningkatkan peran serta masyarakat pada setiap aktivitas pembangunan. Artinya memang harus terus menerus didorong untuk bisa berperan lebih nyata di dalam usaha-usaha meningkatkan kualitas kehidupan di wilayahnya masing-masing “jelasnya.
Ditambahkannya, bahwa lokasi program terpadu P2WKSS di Kota Bogor RT. 01, RT 03, RT. 04 dan R T.06 di wilayah RW.01 Kelurahan Tegallega Di lokasi ini ada sekitar 100 perempuan binaan yang masuk dalam kategori keluarga miskin, keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera tahap satu yang mendapatkan berbagai program pembinaan yang melibatkan Dinas/Instansi dan Organisasi terkait.
Sementara Ketua Tim Recheking Evaluasi Program Terpadu P2WKSS Provinsi JawaBarat Tintin S Hidayat, mengucapkan selamat kepada Kelurahan Tegallega Kecamatan Bogor Tengah karena lokasi P2WKSS ini telah masuk dalam tahap Recheking. “Semoga dapat dijadikan lebih memacu untuk membangun dan memelihara di lingkungannya baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan keluarganya, “ kata Tintin.
Tintin mengingatkan, program P2WKSS jangan sekedar mengejar juara baik tingkat Provinsi maupun Nasional. Tetapi, P2WKSS harus dijadikan sebagai pemicu dan pemacu agar masyarakatnya bisa meningkatkan kesejahteraan baik di lingkungan keluarganya maupun di lingkungan sosialnya.
Kota Bogor dalam P2WKSS tipe perkotaan akan bersaing dengan Kota Cimahi, dan Kota Banjar.
Tim Provinsi Jabar dalam peninjauannya ke RW 01 Kelurahan Tegal Lega melakukan peninjauan ke 15 lokasi binaan diantaranya, PAUD sudut baca, Children Centre, BKB, Kelas Bumil, Posyandu, KWT Kananga, Warung Binaan PKK, dan Peninjauan ke Rumah Sehat. (gus)
(kotabogor)
Kedatangan tim selain untuk memantau secara langsung perkembangan kondisi lokasi binaan juga untuk melihat secara langsung . Tim evaluasi yang diketuai Tintin S Hidayat dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/12/2011).
Dilokasi binaan Tim diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Bambang Gunawan mewakili Walikota Bogor didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Hj. Nia Kurniasih, Dinas terkait dan Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Bogor diwakili Ketua Hj. Taty Basyit bersama para pengurusnya,
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir acara penerimaan tim tersebut Camat dan lurah se - Kota Bogor.
Sekdakot Bambang Gunawan mengatakan, kesuksesan program terpadu P2WKSS tidak hanya semata-mata untuk mengejar pencapaian prestasi bagi Kota Bogor, tetapi lebih jauh, program ini untuk memotivasi para ibu dan kaum wanita umumnya dalam berkarya, serta mendukung usaha–usaha meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Intinya, kata Bambang, dalam konteks peningkatan peran serta mesyarakat dalam membangun wilayah, keberadaan kaum wanita yang aktif, diharapkan mampu menjadi faktor pemacu meningkatkan peran serta masyarakat pada setiap aktivitas pembangunan. Artinya memang harus terus menerus didorong untuk bisa berperan lebih nyata di dalam usaha-usaha meningkatkan kualitas kehidupan di wilayahnya masing-masing “jelasnya.
Ditambahkannya, bahwa lokasi program terpadu P2WKSS di Kota Bogor RT. 01, RT 03, RT. 04 dan R T.06 di wilayah RW.01 Kelurahan Tegallega Di lokasi ini ada sekitar 100 perempuan binaan yang masuk dalam kategori keluarga miskin, keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera tahap satu yang mendapatkan berbagai program pembinaan yang melibatkan Dinas/Instansi dan Organisasi terkait.
Sementara Ketua Tim Recheking Evaluasi Program Terpadu P2WKSS Provinsi JawaBarat Tintin S Hidayat, mengucapkan selamat kepada Kelurahan Tegallega Kecamatan Bogor Tengah karena lokasi P2WKSS ini telah masuk dalam tahap Recheking. “Semoga dapat dijadikan lebih memacu untuk membangun dan memelihara di lingkungannya baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan keluarganya, “ kata Tintin.
Tintin mengingatkan, program P2WKSS jangan sekedar mengejar juara baik tingkat Provinsi maupun Nasional. Tetapi, P2WKSS harus dijadikan sebagai pemicu dan pemacu agar masyarakatnya bisa meningkatkan kesejahteraan baik di lingkungan keluarganya maupun di lingkungan sosialnya.
Kota Bogor dalam P2WKSS tipe perkotaan akan bersaing dengan Kota Cimahi, dan Kota Banjar.
Tim Provinsi Jabar dalam peninjauannya ke RW 01 Kelurahan Tegal Lega melakukan peninjauan ke 15 lokasi binaan diantaranya, PAUD sudut baca, Children Centre, BKB, Kelas Bumil, Posyandu, KWT Kananga, Warung Binaan PKK, dan Peninjauan ke Rumah Sehat. (gus)
(kotabogor)
Penilaian P2WKSS Di Desa Sidomulyo
Ciamis (14/11). Penilaian P2WKSS Di Desa Sidomulyo
Kecamatan Pangandaran, program ini sangat penting dan strategi dalam
upaya memajukan bangsa kedepan khusus nya kaum perempuan karena sampai
saat ini kita akui meski penduduknya banyak dan potensi banyak kita
berada di urutan bawah di dunia karena terbentur SDM yang rendah dan
tidak memiliki daya saing yang tinggi. Sebenarnya kaum ibu itu banyak
andil dalam membangun terutama dalam membangun keluarga, untuk itu
diharapkan kaum perempuan harus didorong untuk memiliki keterampilan
memiliki daya saing yang tinggi daripada di rumah.
Bupati Ciamis Perintahkan Bawasda Audit Keuangan Desa
Ciamis (19/11). Bupati Ciamis Engkon Komara
memerintahkan Badan Pengawasan Daerah (Bawasda) atau Inspektorat
mengaudit dana keuangan desa, menyusul ditetapkannya kenaikan tunjangan
kesejahteraan bagi perangkat desa di Kabupaten Ciamis.
Sebelumnya, Pemerintah Ciamis menetapkan tambahan tunjangan untuk aparat desa sebesar Rp100 ribu perorang perbulan. Menurut Engkon, seiring dengan kenaikan dana tersebut desa harus transparan dalam pengelolaan keuangan karena banyaknya sumber keuangan yang masuk ke desa mulai dari daerah, propinsi, ADD dan sektoral lainnya termasuk anggaran desa peradaban.
“Selain itu, aparat desa juga punya pancen atau bengkok, jika diakumulasikan berapa total penghasilan mereka, tentunya akan melebihi UMK Ciamis, sementara targetnya sebelum 2014 tunjangan perangkat desa jangan sampai kurang dari UMK,” Kata Engkon.
Untuk menciptakan keterbukaan itu, lanjut Engkon, pihaknya sudah memerintahkan Inspektorat agar melakukan audit keuangan desa, dari mana saja sumbernya dan dipergunakan untuk apa. “Supaya saya tahu alur keuangan desa, saya sudah memerintahkan Inspektorat untuk mengaudit, tapi saya minta dilakukan mulai tahun 2012 karena tahun ini waktunya tidak memungkinkan,” tegasnya.
Engkon menegaskan, audit itu juag sebagai bentuk pengawasan agar keuangan desa dikelola dengan baik. Pihaknya tidak mau tiba-tiba mendengar ada masalah dengan hukum terkait anggaran desa, jadi ini harus diantisipasi sejak dini. “Kenaikan itu juga harus jadi motivasi agar pengelolaan keuangan di desa bisa lebih baik,” tegas Engkon.
Sebelumnya, tunjangan perangkat desa di Ciamis mengalami kenaikan masing-masing Rp 100 ribu perorang perbulan, yakni Rp 400 ribu menjadi Rp 500 ribu, untuk sekretaris desa non PNS sebelumnya Rp 525 ribu menjadi Rp 625 ribu. Sedangkan tunjangan kepala desa tidak mengalami kenaikan, tetap Rp 1 juta per bulan. Rencana kenaikan itu sempat ditolakbupati Ciamis, namun dukungan lima fraksi dari tujuh fraksi yang ada terus mengalir, sehingga Banggar dan TAPD menyetujui adanya kenaikan. (NAN)
(onlinejabarnews)
Sebelumnya, Pemerintah Ciamis menetapkan tambahan tunjangan untuk aparat desa sebesar Rp100 ribu perorang perbulan. Menurut Engkon, seiring dengan kenaikan dana tersebut desa harus transparan dalam pengelolaan keuangan karena banyaknya sumber keuangan yang masuk ke desa mulai dari daerah, propinsi, ADD dan sektoral lainnya termasuk anggaran desa peradaban.
“Selain itu, aparat desa juga punya pancen atau bengkok, jika diakumulasikan berapa total penghasilan mereka, tentunya akan melebihi UMK Ciamis, sementara targetnya sebelum 2014 tunjangan perangkat desa jangan sampai kurang dari UMK,” Kata Engkon.
Untuk menciptakan keterbukaan itu, lanjut Engkon, pihaknya sudah memerintahkan Inspektorat agar melakukan audit keuangan desa, dari mana saja sumbernya dan dipergunakan untuk apa. “Supaya saya tahu alur keuangan desa, saya sudah memerintahkan Inspektorat untuk mengaudit, tapi saya minta dilakukan mulai tahun 2012 karena tahun ini waktunya tidak memungkinkan,” tegasnya.
Engkon menegaskan, audit itu juag sebagai bentuk pengawasan agar keuangan desa dikelola dengan baik. Pihaknya tidak mau tiba-tiba mendengar ada masalah dengan hukum terkait anggaran desa, jadi ini harus diantisipasi sejak dini. “Kenaikan itu juga harus jadi motivasi agar pengelolaan keuangan di desa bisa lebih baik,” tegas Engkon.
Sebelumnya, tunjangan perangkat desa di Ciamis mengalami kenaikan masing-masing Rp 100 ribu perorang perbulan, yakni Rp 400 ribu menjadi Rp 500 ribu, untuk sekretaris desa non PNS sebelumnya Rp 525 ribu menjadi Rp 625 ribu. Sedangkan tunjangan kepala desa tidak mengalami kenaikan, tetap Rp 1 juta per bulan. Rencana kenaikan itu sempat ditolakbupati Ciamis, namun dukungan lima fraksi dari tujuh fraksi yang ada terus mengalir, sehingga Banggar dan TAPD menyetujui adanya kenaikan. (NAN)
(onlinejabarnews)
Langganan:
Postingan (Atom)

